Evolusi Speaker Portable: Mulai Radio Tape Player Hingga Bluetooth Speaker

Evolusi Speaker Portable: Mulai Radio Tape Player Hingga Bluetooth Speaker

Speaker portable atau wireless kini lebih dikenal dengan istilah speaker bluetooth. Namun, jauh sebelum teknologi bluetooth diterapkan pada speaker, konsep speaker portable sudah lama dikenal sejak tahun 80-an. 

Pada artikel ini, kita akan menengok kembali bagaimana sejarah atau perjalanan speaker wireless hingga dilengkapi dengan fitur bluetooth. 

Perubahan Speaker Portable dari Waktu ke Waktu

1. Pertumbuhan Boombox

Di akhir tahun 1970 dan awal tahun 1980, boombox menandai awal meledaknya era audio portable. Lebih dari sekadar inovasi teknologi, boombox telah merambah sebagai ikon budaya karena terkait erat dengan street music (musik jalanan) yang saat itu sangat marak. 

Boombox pada dasarnya merupakan radio tape player, yaitu pemutar kaset pita sekaligus radio sebagaimana yang dulu marak di Indonesia pada tahun 2000-an. Namun, boombox merupakan radio tape player portable yang tidak dilengkapi dengan kabel. 

Daya listrik didapatkan dari baterai jenis D. Rata-rata sebuah boombox memerlukan 8 buah baterai D agar dapat menyala. 

Beberapa radio tape kabel di Indonesia terkadang juga dilengkapi dengan slot baterai D, tetapi keberadaan slot baterai tersebut lebih sebagai daya cadangan ketika terjadi pemadaman listrik. Sementara boombox memang didesain tanpa kabel, dan hanya mengandalkan baterai D sebagai sumber listrik. 

Sebagaimana radio tape yang beredar di Indonesia, boombox juga dilengkapi dengan antena untuk menangkap sinyal radio FM maupun AM. 

Boombox yang terkenal di kalangan pecinta musik jalanan kemudian menjadi identik dengan budaya hip-hop. Keberadaannya mengubah ruang publik menjadi panggung ekspresi dan produksi musik. 

Era kejayaan boombox lebih dari sebatas perkembangan teknologi: ini merupakan era ketika musik, teknologi, dan budaya saling bersinggungan, meninggalkan jejak yang tak terhapuskan dari tatanan sosial pada saat itu, khususnya di Amerika Serikat. 
 

2. Walkman dan Pergeseran Kaset ke CD

Pada durasi waktu yang sama, sekitar tahun 1979 di belahan dunia lain, yaitu Jepang, raksasa teknologi Sony meluncur penemuan yang dinamakan Walkman, yaitu pemutar kaset portable. 

Pada mulanya walkman merupakan pemutar kaset-pita portable. Sebagian besar Walkman diproduksi tanpa speaker sehingga Anda perlu menggunakan headset/earphone untuk mendengarkan musik. Namun, beberapa seri Walkman dilengkapi dengan loudspeaker sehingga Anda tetap dapat mendengarkan musik tanpa headset/earphone.

Walkman memiliki ukuran yang jauh lebih kecil dibandingkan boombox,sedikit lebih besar dari ukuran kaset pita sehingga dapat dimasukkan ke tas bahkan saku celana. Bentuknya yang sangat ringkas dan ringan menjadikan pemutar kaset ini cepat populer di seluruh dunia. 

Daya listrik didapatkan dari baterai jenis AA (baterai yang kerap digunakan pada jam dinding). Anda memerlukan dua buah baterai AA untuk dapat menyalakan Walkman. 

Ketika terjadi transisi kaset-pita ke CD pada tahun 1990-an, Walkman memanfaatkan momen ini untuk memproduksi pemutar CD portable. Sayangnya, CD player portable ini tidak dilengkapi dengan speaker built-in sehingga untuk mendengarkan musik harus menggunakan headset/earphone. 

Seiring dengan populernya Walkman, beberapa perusahaan teknologi lain, terutama pabrik-pabrik China juga memproduksi pemutar kaset dan CD portable. Beberapa produk tersebut dilengkapi dengan speaker built in, termasuk pemutar CD mereka. 

Hingga sekitar tahun 2005, penggunaan Walkman masih sangat populer, khususnya di Indonesia. 

3. Evolusi MP3

Ketika kartu  SD (Secure Digital) mulai banyak digunakan pada akhir tahun 1990-an,  kedudukan kaset pita dan CD sebagai media perekam dan penyimpan audio mulai tergeser. Orang-orang mulai menggunakan kartu SD untuk menyimpan audio, khususnya yang berformat MP3, dan muncullah pemutar MP3 Digital. 

MPMan merupakan MP3 player pertama yang muncul pada tahun 1998, disusul oleh kemunculan Rio PMP300. 

Sony, yang saat itu menguasai pasar melalui Walkman mereka, tentu tidak ingin kehilangan momentum. Mereka merilis Memory Stick Walkman, yaitu MP3 player yang penyimpanannya menggunakan “memory stick card”, sejenis SD card produksi Sony yang hanya dapat digunakan pada produk buatan mereka, tidak bisa digunakan pada MP3 player merek lainnya. 

Pada tahun 2001, Apple juga tidak mau kehilangan kesempatan emas mereka. Pada bulan Oktober, Apple merilis iPod untuk pertama kali, yang dilengkapi dengan penyimpanan sebesar 5 GB (sangat besar pada eranya) menjadikan iPod menjadi kesuksesan besar Apple. 

Sayangnya, seluruh MP3 player tidak dilengkapi dengan speaker built-in, sehingga tidak dapat disebut sebagai speaker portable. 

4. Kemunculan Speaker Bluetooth

Bluetooth ditemukan pada tahun 1994 oleh Jaap Haartsen yang pada saat itu bekerja di perusahaan telekomunikasi Swedia, Ericsson. Benar Ericsson yang pada tahun 2001 bekerjasama dengan Sony untuk memproduksi ponsel genggam fenomenal Sony Ericsson. 

Produk audio wireless Ericsson adalah headset bluetooth yang diluncurkan pada tahun 1999. Pada tahun 2001, Ericsson secara resmi memproduksi headset bluetooth khusus untuk pengemudi mobil, bukan headset/earphone yang digunakan oleh banyak orang untuk mendengarkan musik. 

Secara teori, headset tersebut dilengkapi dengan speaker, jadi dapat pula dikatakan bahwa headset bluetooth tersebut merupakan speaker portable pertama yang dirilis di dunia. 

Sementara speaker, yang benar-benar berbentuk loud speaker bukan headset maupun earphone, diproduksi sekitar tahun yang sama. Sayangnya, tidak ada penjelasan pasti perusahaan mana yang pertama kali memproduksi speaker bluetooth. 

Pada tahun yang sama pula ketika ponsel genggam masih dilengkapi dengan infra-red, Sony Ericsson merilis ponsel yang dilengkapi dengan bluetooth, yaitu Sony Ericsson T39, sejak saat itu banyak produsen ponsel lainnya yang mulai menanamkan fitur bluetooth pada produk mereka. 

Seiring maraknya penggunaan bluetooth pada ponsel genggam, infra-red lambat-laun ditinggalkan. Kebutuhan terhadap bluetooth pada ponsel genggam pun semakin meningkat hingga akhirnya  sekitar tahun 2009-2010, Jawbone, sebuah perusahaan teknologi Amerika Serikat merilis speaker bluetooth mereka yang dinamakan Jambox. Dari sinilah speaker bluetooth atau portable mulai populer. 

Saat ini, berbagai produsen perangkat audio ternama seperti JBL, Bose, Sonos, Anker, dan tentunya Sony juga memproduksi speaker-speaker bluetooth wireless mereka. 
 

5. Speaker Bluetooh dan Masa Depan yang Semakin Canggih

Penggunaan-penggunaan perangkat wireless melalui bluetooth terus berkembang. Bahkan kini, speaker bluetooth bukan hanya dapat dihubungkan pada ponsel, melainkan juga dapat dihubungkan pada laptop, komputer, hingga televisi. 

Saat ini speaker portable tidak lagi menggunakan baterai AA maupun baterai D, melainkan menggunakan baterai lithium yang dayanya dapat diisi ulang menggunakan kabel USB, sebagaimana ponsel genggam. 

Ada atau tidak adanya kabel power pada speaker bluetooth portable tidak memengaruhi kualitas suaranya. Kualitas suara yang dihasilkan oleh speaker dipengaruhi oleh komponen speaker itu sendiri, dan kualitas akustik ruang tempat Anda menyalakan speaker tersebut. 

Suka dengan informasi unik seperti ini?  Kunjungi TikTok, Instagram, dan Youtube MyStudio untuk menemukan informasi menarik seputar audio dan akustik lainnya. Anda juga dapat melakukan konsultasi seputar treatment akustik dan peredaman suara melalui WhatsApp kami. 









 


blog Lainnya

Lihat Semua
Mengenal Regupol dan Regufoam Material Peredam Getaran

Mengenal Regupol dan Regufoam Material Peredam Getaran

23 September 2023

Kebisingan bukan hanya disebabkan oleh suara manusia atau suara mesin kendaraan di luar bangunan. Getaran juga dapat menimbulkan kebisingan, contohnya saja langkah kaki. Untuk meredam getaran

Jasa Pembuatan Interior Peredam Suara Room Karaoke Keluarga 081226549069

Jasa Pembuatan Interior Peredam Suara Room Karaoke Keluarga 081226549069

12 April 2021

Peredam Suara Karaoke Room - Jasa Pasang Interior Desain Ruang Karaoke - Biaya Pembuatan Ruangan Karaoke Sederhana - Jasa pembuatan Interior Karaoke Terjangkau Selamat datang di website

Jasa Peredaman Ruang Karaoke Jakarta, Depok, Bekasi dan Sekitarnya

Jasa Peredaman Ruang Karaoke Jakarta, Depok, Bekasi dan Sekitarnya

17 May 2025

Sudah punya perangkat karaoke, tetapi belum punya ruang karaoke yang memadai yang kedap suara? Segera lengkapi ruang karaoke Anda dengan peredam suara menggunakan jasa peredaman ruang karaoke dari

Jasa Akustik Ruangan 081226549069

Jasa Akustik Ruangan 081226549069

12 April 2021

untuk ke halaman beranda, silakan klik gambar diatas Mystudiomerupakanperusahaan yang bergerak di bidang jasa pembuatan ruang kedap suara dan akustik. Mystudio melayani pembuatan ruang akustik

blog Terbaru

Lihat Semua
Peredam Suara dan Gema Pada Lapangan Padel

Peredam Suara dan Gema Pada Lapangan Padel

18 April 2026

Belum lama ini di TikTok dan Threads.com banyak beredar video dan utas tentang warga di beberapa daerah berbeda terganggu kebisingan dari lapangan padel yang tak jauh dari pemukiman mereka. Ini

Pahami Impedansi Speaker Sebelum Setting Sound System

Pahami Impedansi Speaker Sebelum Setting Sound System

15 April 2026

Ketika Anda setting sound system baik untuk karaoke, home theater, auditorium maupun untuk home theater, Anda akan sering bertemu dengan istilah impedansi speaker dan ohm. Memahami keduanya sangat

Kontraktor Padded Wall Panel Ballroom Jabodetabek

Kontraktor Padded Wall Panel Ballroom Jabodetabek

11 April 2026

Kontraktor padded wall panel MyStudio Acoustic merupakan jasa pembuatan padded wall panel custom utnuk seluruh wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, dan sekitarnya yang telah dipercaya

Busa Peredam vs Panel Akustik 

Busa Peredam vs Panel Akustik 

10 April 2026

Memilih antara busa peredam atau busa akustik dan panel akustik tergantung kebutuhan peredaman gema Anda. Keduanya sama-sama mampu meredam gema dengan efektif, tetapi memiliki kinerja,