Bagaimana cara mengurangi kebisingan di dalam ruang berkonsep open plan? Open plan merupakan konsep ruangan untuk mengurangi masalah ruangan sempit serta sirkulasi udara dan cahaya yang buruk.
Ketiadaan sekat pada konsep ini membuat ruangan terasa lebih luas serta membuat cahaya dan udara dapat bertransmisi dengan bebas tanpa hambatan. Masalahnya, suara juga akan bertransmisi dengan bebas sehingga menimbulkan kebisingan.
Untuk mengurangi kebisingan tersebut Anda bisa mencoba tujuh tips berikut tanpa perlu menghilangkan konsep open plan.
8 Cara Mengurangi Kebisingan di Dalam Ruangan
1. Gunakan Gorden Jendela
Jendela kayu maupun kaca memiliki permukaan yang keras. Sementara permukaan keras merupakan media yang sempurna untuk memantulkan suara.
Suara di dalam ruangan yang memantul terus menerus akan menyebabkan gema yang berisik dan sangat mengganggu. Ditambah tidak adanya sekat pada konsep open plan, membuat gelombang suara bertahan di udara lebih lama hingga mencapai permukaan lain. Artinya waktu dengung (durasi gema terdengar) akan terjadi cukup lama.
Anda perlu memasang gorden pada jendela-jendela tersebut agar permukaannya menjadi lunak. Permukaan yang lunak tetap akan memantulkan suara, tetapi kemampuan pemantulannya tidak sehebat permukaan yang keras dan padat.
2. Tambahkan Karpet yang Lunak Pada Lantai yang Keras
Lantai beton baik yang sudah dikeramik maupun belum memiliki kepadatan yang sangat tinggi, antara 2.400 - 2.800 kg/m3. Bisa kurang dari itu, tetapi tetap tinggi sehingga akan membuat suara memantul.
Untuk mengurangi pantulan suara pada lantai maka Anda perlu menambahkan karpet. Pilihlah karpet yang tebal dan lunak. Jika perlu gunakan karpet yang terbuat dari busa seperti karpet puzzle.
Karpet bukan hanya meredam pantulan suara pada lantai, karpet juga dapat meredam getaran suara yang merambat pada lantai seperti suara barang-barang jatuh maupun digeser.
Ketika Anda menjatuhkan sendok besi misalkan, suaranya akan menggema ke seluruh sudut ruangan. Gema tersebut akan lebih menggelegar pada ruangan terbuka maka Anda perlu menambahkan karpet pada lantai agar suara gema dapat diredam.
3. Tambahkan Dinding/Lemari Penyimpanan
Tidak ada salahnya menambahkan sebuah dinding partisi penyimpanan pada ruangan terbuka demi meredam kebisingan di dalam ruangan.
Cara mengurangi kebisingan ini bukan untuk mengurangi pantulan suara, melainkan untuk memotong durasi gelombang pantulan yang berada di udara. Selain itu, untuk mengurangi intensitasnya pada bagian lain ruangan.
Anda tidak perlu menambahkan dinding partisi yang panjangnya sama dengan lebar ruangan. Buat dinding partisi dengan panjang setengah bahkan seperempat panjang ruangan, lalu letakkan di bagian tengah agar konsep open space tetap terlihat.
Selain dinding partisi, Anda juga bisa menggunakan lemari maupun rak penyimpanan. Pastikan desainnya disesuaikan dengan desain interior ruangan.
4. Buat Wall Panel
Tujuan utama orang-orang membuat wall panel adalah agar dinding terlihat lebih keren bahkan mewah. Tidak banyak yang tahu bahwa wall panel merupakan salah satu cara mengurangi kebisingan di dalam ruangan, terutama ruangan open space.
Namun dengan catatan: wall panel tersebut harus berupa padded panel yang lunak dan cukup tebal setidaknya ketebalannya mencapai 2 cm. Gunakan rockwool/glasswool, acoustic foam (busa peredam), serta karpet peredam untuk membuatnya.
Dapatkan material untuk membuat wall panel di sini!
Anda dapat memasang wall panel lunak pada seluruh dinding ruangan atau pada bagian-bagian tertentu saja sesuai dengan desain interior yang telah dirancang.
5. Jangan Biarkan Plafon Datar
Permukaan yang datar akan menyebabkan pantulan suara memiliki intensitas yang sama kuatnya dengan suara asli. Sedangkan permukaan yang bertekstur dapat mengurangi intensitas suara.
Tambahkan ornamen-ornamen pada plafon ruangan. Anda dapat menggunakan dekorasi yang lunak maupun berbahan keras yang terpenting adalah jangan biarkan langit-langit Anda datar begitu saja.
6. Panel Gantung untuk Langit-Langit
Terkadang, konsep open space dibarengi dengan konsep langit-langit tanpa plafon, menyebabkan jarak antara puncak kepala maupun telinga dengan langit-langit menjadi jauh membuat reverberation time tinggi.
Cara mengurangi kebisingan pada ruangan dengan langit-langit tinggi tanpa plafon adalah dengan menambahkan panel-panel penyerap suara pada langit-langit.
Pasang panel dengan cara digantung. Panjang tali/kawat untuk menggantung dapat disesuaikan dengan keinginan Anda: seberapa dekat jarak panel dengan puncak kepala yang Anda inginkan.
7. Ingin Menggunakan Wallpaper? Pilih yang Berbahan Kain
Jika Anda berniat untuk menambahkan wallpaper pada dinding maka gunakan wallpaper kain untuk mengurangi kebisingan di dalam ruangan. Wallpaper berbahan kertas maupun vinyl tidak akan mengurangi kebisingan.
Sementara wallpaper kain bersifat seperti karpet peredam, ia akan menyerap intensitas suara maupun meredam waktu dengung. Pilihlah wallpaper kain yang cukup tebal agar penyerapannya tinggi.
8. Partisi Lipat Akustik
Mungkin terdapat area-area tertentu pada ruangan open space yang membutuhkan peredaman lebih sehingga harus dibuat lebih tertutup. Namun, membangun dinding partisi permanen akan menghilangkan konsep open space tersebut. Solusinya adalah menggunakan partisi lipat akustik.
Partisi lipat akustik tidak akan menyingkirkan konsep awal ruangan open space karena dapat dibuka sewaktu-waktu ketika sedang tidak dibutuhkan, ruangan tetap akan terasa luas, sirkulasi udara dan cahaya tidak akan terganggu.
Ingat, gunakan partisi akustik yang terbuat dari bahan-bahan peredam suara. Bukan partisi lipat biasa yang terbuat dari bahan-bahan keras dan tipis.
Terapkan Insulasi Suara
Jika delapan cara mengurangi kebisingan di atas masih tidak berhasil, kemungkinan besar kebisingan-kebisingan dari luar masuk ke ruangan. Untuk mengatasi masalah ini maka solusi yang paling tepat adalah menerapkan insulasi suara.
Insulasi suara adalah proses mengisolasi suara dari luar agar tidak masuk begitu pula sebaliknya sehingga suara-suara tersebut tidak saling menjadi gangguan.
Namun, jika Anda menerapkannya mungkin sirkulasi udara dan cahaya alami akan terganggu karena seluruh celah harus ditutup. Sebagai gantinya Anda perlu menambahkan AC dan jumlah lampu agar ruangan tetap mendapatkan pasokan udara dan cahaya yang cukup.
Apabila ruangan menggunakan pintu dan jendela kaca maka ini lebih baik karena terdapat sistem insulasi khusus untuk kaca. Ruangan tetap mendapatkan cahaya alami. Namun, Anda tetap harus menginstal AC.
Kesulitan mengatasi kebisingan pada ruangan terbuka? Hubungi WhatsApp MyStudio untuk mendapatkan solusi yang lebih lengkap dan akurat.
Butuh cara mengurangi kebisingan pada jenis ruangan lainnya? Anda dapat menemukannya di Instagram, TikTok, dan Youtube MyStudio. Jangan lupa follow, subscribe, dan nyalakan notifikasi agar tidak tertinggal tips terbaru dari kami.